Memilah Sampah untuk Indonesia dan Dunia yang Lebih Baik

apa salahnya jika aku bermimpi pengelolaan sampah di Indonesia bisa seperti tiga negara tadi maupun negara terbaik lainnya

Mungkin sebagian teman-teman pembaca setia blog ini, sudah tahu kalau aku senang membagikan review drama korea. Hal tersebut karena memang aku sangat menyukai korea, mulai dari drakor, idol k-pop, lagu k-pop maupun kebudayaannya.

Selain korea, jerman dan jepang merupakan juga termasuk negara yang aku sukai. Pertama kali menyukai jerman disebabkan klub sepakbolanya yaitu Bayern Munchen dan Timnas Jerman. Kalau Jepang, aku suka karena animenya yang keren-keren, aku juga suka beberapa band jepang seperti L'arc-en-Ciel (dibaca laruku), One ok Rock. Beberapa Ost. anime juga pasti banyak yang aku suka.

Selain karena menikmati alur cerita dan akting para pemain dari drama korea, aku juga suka memperhatikan hal lain. Contohnya aku suka melihat alat maupun barang-barang teknologi baru yang mereka gunakan sebagai properti dramanya. Dan yang paling mencengangkan adalah melihat cara orang korea buang sampah. Loh kenapa?

Ya, dari drama korea aku jadi tahu, ternyata buang sampah di korea itu ribet. Meskipun ribet nyatanya cara ini berhasil mengurangi jumlah sampah di negeri gingseng tersebut.

Dari tiga negara yang aku kagumi tadi, ternyata ada persamaannya loh. Baik itu Korea, Jepang maupun Jerman ternyata merupakan negara dengan pengelolaan sampah terbaik. Cara masyarakat disana membuang sampah itu mirip, sebab harus memilah sampah nya dahulu sebelum membuangnya ke tempat pembuangan.

Berangkat dari situ aku langsung membandingkan kondisi pengelolaan sampah di negara sendiri. Bagaikan langit dan bumi, tapi apa salahnya jika aku bermimpi pengelolaan sampah di Indonesia bisa seperti tiga negara terbaik lainnya?.

pemilahan sampah korea

Mimpi tak akan terwujud jika kita tak berusaha, setuju kan? Ya mungkin mimpiku tadi juga merupakan impian kebanyakan orang juga. Aku sangat yakin negara kita bisa menjadi negara terbaik pengelolaan sampahnya.

Inspirasi dari Negara yang Pengelolaan Sampah Terbaik di Dunia

Indonesia merupakan negara penyumbang sampah terbesar di dunia, mengutip data dari kompas.com bahwa akhir desember kemarin tercatat 64 juta ton sampah per tahun. Sedangkan dari 194 negara, jumlah sampah dunia mencapai 2,1 miliar ton per tahun.

jumlah sampah harian indonesia

Bisa kamu bayangkan apa jadinya jika jumlah sampah tersebut tiap tahunnya semakin bertambah, bisa-bisa kiamat dunia karena bumi sudah di tertimbun oleh sampah. Tentunya hal tersebut tidak kita inginkan bukan? Kasihan generasi penerus kita kelak jika masalah sampah ini belum teratasi dengan baik.

jika terus membuang sampah

Beberapa tahun lalu tepatnya di tanggal 21 Februari 2005, salah satu daerah pernah terkena musibah akibat timbunan sampah yang terlalu banyak ini. Tempat yang dimaksud yaitu di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Leuwigajah, Cimahi. Saat itu terjadi tragedi longsornya TPA Leuwigajah Cimahi mengubur 71 rumah, 2 kampung yaitu Kampung Cilimus dan Kampung Gunung Aki dan menewaskan 143 warga, 

Tentunya kita tak ingin tragedi tersebut terulang kembali. Begitulah cara Tuhan menegur kita agar tidak membuat kerusakan dimuka bumi, sebab semua kerusakan yang terjadi akibat ulah tangan-tangan manusia. Oleh karena itu sebagai masyarakat, seharusnya kita juga membantu untuk menyelesaikan masalah lingkungan ini. 

Bagaimana caranya? 

Untuk menjaga agar bumi kita tetap sehat, bisa dilakukan mulai dari lingkungan rumah kita sendiri. Hal sederhana yang bisa kita lakukan adalah melakukan pemilahan sampah. "Ah pasti ribet nih", seperti itu mungkin yang ada di benak kalian saat ini bukan?

Mungkin benar ribet ya, tapi ingat negara terbaik pengelolaan sampahnya itu cara membuang sampahnya lebih ribet loh. Di Korea Selatan, sampah itu harus dipilah dulu menjadi beberapa jenis, dan untuk yang bisa di daur ulang sampahnya harus dicuci dulu. Jika tak menuruti peraturan ini maka pemerintah Korea memberikan denda sekitar 100.000 Won (1,2 juta Rupiah). 

Bila tak percaya, boleh kamu kunjungi video dibawah ini, video salah satu warga indonesia yang tinggal di sana. 

buang sampah di korea

Kalau kamu sering nonton drakor pasti sadar, kenapa orang korea gak jijik pas cari barang di tumpukan sampah, karena sampah mereka tak bau sebab di cuci dahulu sebelum dibuang ke pembuangan. Jerman dan jepang juga kurang lebih melakukan hal yang serupa, jadi walaupun ribet hasilnya mereka berhasil menyumbang pengurangan sampah dunia loh. Lalu bagaimana dengan kita?

pemilahan sampah korea

Melalui tulisan ini aku ingin mengajak semua masyarakat agar sadar tentang pengelolaan sampah ini. Pemerintah sebenarnya sudah membuat peraturan loh mengenai sampah sejak Bapak SBY memimpin Indonesia, yakni di buatnya UU No. 18 Tahun 2008 tentang pengelolaan sampah.

Sayangnya belum ada regulasi ketat mengenai hal ini. Jika pemerintah bisa lebih tegas dengan membuat regulasi dan kebijakan mungkin Indonesia bakal berubah semakin baik. Sebagai contoh pemerintah membuat peraturan untuk pengendara sepeda motor wajib pakai helm, kalau ketahuan melanggar maka dapat di kenakan denda/sanksi. Kalau perkara helm saja bisa, harusnya permasalahan sampah juga bisa kan?

Yang aku tahu di Indonesia, pengelolaan sampah terbaik saat ini sepertinya di pegang oleh Surabaya. Surabaya merupakan salah satu kota metropolitan di Indonesia. Saat di pimpin oleh Bu Risma, Surabaya mendapat predikat kota terbersih dengan penghargaan Adipura Kencana.

Hal tersebut disebabkan, pengelolaan sampah yang sangat baik. Pengangkutan sampah dilakukan tepat waktu, sehingga tidak adanya pembusukan yang mengakibatkan bau tak sedap. Lalu sampah dijadikan bahan bakar untuk pembangkit tenaga listrik mandiri (PLTSa). Keren banget sih, seharusnya ini menjadi inspirasi untuk pemerintah dan masyarakat di daerah lain.

Seperti yang aku bilang tadi, pemilahan sampah dapat dimulai dari lingkungan rumah kita sendiri , lalu mengajak tetangga sekitar rumah, lalu mengajak lingkungan RT, RW, selanjutnya Kelurahan, Begitu terus hingga nantinya semakin meluas hingga nasional.

tahapan pengelolaan sampah

Walaupun banyak masyarakat yang kurang peduli dengan masalah ini, masih ada kok pihak yang baik hati bergerak untuk menyelamatkan bumi. Sebelumnya aku ingin berterima kasih kepada pihak-pihak yang sudah perduli dengan masalah lingkungan khususnya sampah.

buang sampah sembarangan
potret kurangnya kepedulian masyarakat akan lingkungan.
lokasi : keraton alwatzikoebillah, Sambas, Kalbar
sumber : facebook/info sambas

Mulai dari komunitas peduli lingkungan, Perusaan rintisan yang fokus pada lingkungan, maupun pihak swasta. Salah satu komunitas atau lembaga yang bergerak untuk mengatasi isu lingkungan seperti ini yaitu Zero Waste Indonesia dan Yayasan Pengembangan Biosains dan Bioteknologi (YPBB Bandung).

Yang mana, YPBB sendiri sudah mendampingi langsung 5 wilayah yakni Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Purwakarta. Selain YPBB ada juga kolaborator yang mendampingi masing-masing wilayahnya yaitu PPLH Bali di Denpasar, Ecoton di Kabupaten Gresik.

Jika ingin langsung mengadopsi sistem pemilahan sampah seperti di Korea tentu sangatlah sulit, yang bisa kita lakukan adalah memilah sampah organik dan nonorganik. Sampah organik adalah sampah yang berasal dari sisa mahkluk hidup dan dapat terurai secara alami tanpa proses campur tangan manusia. Sedangkan sampah nonorganik adalah sampah yang sulit terurai kalaupun bisa butuh waktu yang lama untuk terurai.

sampah organik & nonorganik

Dengan membedakan dan memilah sampah organik dan nonorganik, kita sudah berkontribusi baik terhadap lingkungan. Untuk sampah organik bisa kita manfaatkan sebagai pupuk kompos, tentunya harus melalui tahap pengomposan dahulu. Jika tak punya waktu atau tempat, kamu bisa berikan pada tempat pengomposan di sekitar daerahmu. Manfaat lainnya sisa makanan bisa kamu jadikan pakan ternak lho. 

siklus zero waste cities

Penjelasan gambar siklus zero waste :

  1. Dimulai dari kita mengambil sumber daya alam (contoh ini menggunakan hasil perkebunan buah apel)
  2. Lalu buah apelnya dikonsumsi manusia
  3. Terdapat sisa buah yang tidak bisa di konsumsi yang akhirnya di buang,
  4. Sisa buah apel tadi di olah menjadi pupuk kompos
  5. Dan pupuk kompos digunakan untuk menyuburkan pohon/ tanaman
Siklus sederhana seperti ini akan terus menerus berputar, dan coba bayangkan, apakah ada sampah yang tertinggal di bumi dari siklus sederhana zero waste tersebut?. Semoga dengan ilustrasi tadi teman-teman mulai paham kenapa kita harus memilah sampah.

Kemudian untuk sampah non-organik, kamu bisa membedakan jenisnya untuk yang bisa di daur ulang atau yang tidak. Kalau bingung kamu bisa melihat contoh pembagian sampah daur ulang dari korea di poin di atas hehe. Banyak banget bang? ribet hehehe. Ya tahu kok ribet, mending ribet sekarang dari pada ribet kalau bumi rusak, emang mau?

Atau kamu bisa langsung ke pengepul sampah daur ulang langsung ke tempatnya, soalnya mereka yang lebih tahu mana yang bisa di daur ulang (jadi penghasilan mereka juga). Untuk sampah yang bisa di daur ulang bisa kamu sumbangkan ke mereka sehingga secara tak langsung membantu perekonomiannya juga, sisa yang tak bisa di daur ulang silahkan buang ke tempat sampah. Simpel tapi agak sedikit ribet sih.

Memang sepertinya tidak mudah dilakukan, kita saat ini harus sadar untuk mulai mengurangi sampah, selain pemilahan sampah. Kita juga bisa memulai mengurangi produk sekali pakai, contohnya gelas plastik, bungkus makanan, atau bahkan peralatan mandi kita gunakan sabun batang dan sampo batang. Dengan begitu jumlah sampah yang kita hasilkan tentu akan berkurang, karena kita tak lagi banyak menggunakan botol-botol maupun bungkus plastik.

Jika kamu mulai menerapkan perilaku seperti yang aku bilang tadi, artinya kamu sudah mulai menerapkan Zero Waste Cities. Jika perilaku ini dilakukan oleh semua masyarakat kita, pasti jumlah sampah di indonesia pasti akan berkurang secara drastis. Sehingga bumi kita insya Allah akan tetap aman di masa yang akan datang.

Penutup

Jika kita membiasakan hal ini di masing-masing rumah, Insya Allah jumlah tumpukan sampah di TPA pasti akan berkurang dan tentu jika turut menyumbang usaha pengurangan sampah dunia. Dan semoga tak ada lagi tragedi bencana longsor serupa di TPA Leuwigajah maupun daerah lainnya.  

Yuk ajak saudara serta masyarakat sekitar lingkungan kita untuk mulai memilah sampah gaes! Harapan aku semoga ini segera menjadi perhatian pemerintah untuk membuat regulasinya untuk Indonesia merdeka Sampah. Untuk Indonesia dan dunia yang lebih baik.

hanya blogger amatir yang suka gambar, desain, matematika dan korea

Posting Komentar

Terima Kasih atas kunjungannya.
Yuk tinggalkan jejak di kolom komentar agar kita bisa saling diskusi :)
© Catatan Desainer Iseng. All rights reserved. Modified by Wahyu Eko