Rantis Maung Mobil Keren Ala Militer

Anyeong… Kali ini aku akan berbagi info nih tentang mobil keren yang pastinya beda dari mobil konvensional pada umumnya. Yap, sesuai judul aku akan membahas mobil Rantis Maung nih. Buat kalian yang penasaran seperti apa sih mobil keren ini yuk kita simak pembahasannya dibawah ini.

Asal Usul Mobil Rantis Maung

PT Pindad (Persero) (Tentara Nasional Indonesia-Angkatan Darat Indonesia), merupakan perusahaan milik negara Indonesia yang berspesialisasi dalam produk militer dan komersial. Pindad menyediakan persenjataan dan amunisi (Alat Utama Sistem Senjata atau Alutsista) untuk Angkatan Bersenjata Nasional Indonesia dan badan-badan berseragam lainnya. Terutama untuk mendukung kemampuan pertahanan dan keamanan Republik Indonesia.

rantis maung


Selain dari industri pertahanan, Perusahaan ini juga memproduksi beberapa produk industri untuk bidang lain seperti transportasi dan bahan peledak komersial. PT Pindad (Persero) resmi memperkenalkan Kendraan Taktis (Rantis) Maung ke publik. Nama Maung sendiri dipilihkan langsung oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Untuk bisa menjadi jati diri mobil rantis yang satu ini.

Abraham Mose, Direktur Utama PT Pindad (Persero), mengatakan "Pak Prabowo langsung yang memberi nama Maung karena lahir di bandung. Saya sempat bilang Maung itu banyak artinya salah satunya manusia unggul (Maung) dari bandung bukan hanya harimau,"

Sudah dikembangkan sejak tahun 2018

Selanjutnya pak Abraham Mose mengatakan"Jadi saya cukup kaget, beliau (Prabowo Subianto) telepon dengan mengatakan 'coba kamu siapkan saya ada kebutuhan, kamu punya tidak kendaraan taktis ringan 4x4, kamu bawa ke di Sesko TNI (Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia) saya ngajar di sana. Pak Prabowo akhirnya lihat dan langsung respect, dan mengatakan ini masuk ke dalam kendaraan yang akan kita beli. Tapi pak Prabowo mau coba di Sentul dan dicoba di medan offroad," cerita Abraham.

wallpaper rantis maung


Kendaraan Rantis 4x4 besutan PT Pindad (Persero) ini sudah dijajal dan dipesan 500 unit oleh Menteri Pertahanan Prabowo. Bukan hanya itu, PT Pindad juga memberikan opsi jika Maung ini juga nantinya akan dibuat varian sipil dan dilepas ke masyarakat.

Pak abraham mengatakan "Sejarah Maung ini sejak 2018, waktu itu kita coba-coba mengubah engine, desain dan kita melakukan uji coba internal, uji mobility, uji lintas, uji laik jalan, uji offroad, akhirnya baru jadi (Rantis Maung)," 

Meski demikian untuk menjadi kendaraan militer, Menteri Pertahanan Prabowo memberi masukan kepada PT Pindad (Persero) untuk melakukan berbagai perubahan.

"Prabowo memberikan beberapa catatan untuk disempurnakan terkait Maung sebagai kendaraan militer. Dia menilai karena ada beberapa assesoris dianggap terlalu sipil. Apalagi dipakein AC segala. Prabowo heran, kok kendaraan tempur pake AC. Tapi saya jelaskan AC tuh sekarang dah standar jd kelengkapan di panser dan tank. Dia akhirnya paham," pungkasnya.

Kata penutup dari pak Abraham Mose : "Tapi tetap minta beberapa upgrade, katak shockbreaker kan pake nitrogen. Untuk kendaraan tempur, kalau dipake ke lokasi terpencil kayak Papua itu akan merepotkan, karena pasokan nitrogen di sana langka. Jadi mesti didobel dengan shockbreaker biasa," 

Target Pasar Kalangan Atas

Rantis Maung bakal dijual untuk sipil. Bakal dapat upgrade dalam hal kenyamanan, kendaraan ini menyasar kalangan atas

Sebagai langkah awal PT Pindad (Persero) pastikan Kendaraan Taktis (Rantis) “Maung” akan segera masuk jalur produksi untuk memenuhi kebutuhan kendaraan militer terlebih dahulu. Namun saat Maung dilepas ke pasaran nanti, Maung menargetkan konsumen khusus terutama konsumen kelas atas. Hal tersebut di utaran oleh VP Inovasi PT Pindad, Windhu Paramarta, saat sesi wawancaranya bersama detikOto, di Bandung Jawa Barat. "Untuk sipil (saat Maung diperkenalkan ke masyarakat) target pasarnya orang-orang yang sudah memiliki mobil Toyota Alphard (konsumen kelas atas)," ucap Windhu.

Infografis Rantis Maung oleh Wahyu Eko Cahyanto
update : infografis oleh wahyu eko cahyanto


Cocok untuk para Hobies

Rantis Maung ini akan menjadi kendaraan yang tepat untuk para penghobi.

"Selain itu Maung akan menjadi kendaraan untuk para hobies. Maksudnya untuk hobies yaitu bukan menjadi kendaraan harian, tapi untuk menjadi mobil hobi saja. Seperti orang yang memiliki Hummer, pasti kesehariannya menggunakan kendaraan lain," jelas Windhu.

Meski menjadi salah satu kendaraan perang, Rantis Maung yang bakal dijual untuk sipil tentu saja akan memiliki perbedaan dengan versi militernya. Fasilitas penunjang kenyamanan akan jadi salah satu poin utama yang akan dapat upgrade besar.

"Saat dijual ke sipil (masyarakat), mungkin ada dua opsi untuk Maung. Apakah mereka (konsumen) untuk pakai jalan-jalan santai atau main offroad. Kalau offroad lebih tinggi spesifikasinya daripada Maung yang dipergunakan untuk jalan-jalan santai," ujar Windhu.

"Sedangkan untuk model Maung yang hanya dipergunakan untuk jalan-jalan akan ditambahkan AC yang lebih baik, akan kita tambah audio sistem, seatbelt yang bukan 4 titik atau kami akan menambahkan aksesori yang bisa memberikan kenyamaan lebih. Namun untuk yang versi militer sekarang (prototipe) bisa melahap segala medan," Windhu menambahkan.

Nah menurutku keren banget sih mobil Rantis Maung ini, bisa jadi salah satu mobil impianku nih. Kalian tertarik juga ga sih? Kalo punya uang banyak kayak Raffi Ahmad pasti udah kebeli nih mobil yang satu ini. Hahaha gapapa kan mimpinya ketinggian.

referensi : 

  • https://oto.detik.com/mobil/d-5098296/nama-rantis-maung-ternyata-diberikan-langsung-oleh-prabowo-subianto
  • https://oto.detik.com/mobil/d-5098569/rantis-maung-dijual-untuk-umum-targetnya-orang-yang-sudah-punya-alphard
  • https://kumparan.com/kumparanoto/4-lawan-rantis-maung-pindad-dari-humvee-hingga-nimr-ajba-1torMGKQJqM




Wahyu Eko Cahyanto hanya blogger pemula yang suka desain, matematika dan korea

Belum ada Komentar untuk "Rantis Maung Mobil Keren Ala Militer"

Posting Komentar

Maaf, komentar dengan link aktif akan saya hapus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel