Itaewon Class Drakor yang Menginspirasi untuk Berbisnis

Annyeonghaseyo... Beberapa hari ini aku baru menyelesaikan drakor Itaewon Class, berawal dari seringnya melihat postingan rekomendasi drakor terbaik akhirnya aku penasaran sehingga tertarik untuk menontonnya.
Drama Korea Itaewon Class sebenarnya sudah tayang pada 31 Januari dan berakhir pada 21 Maret 2020 lalu, drama ini berhasil menarik perhatian pecinta drama di beberapa negara, termasuk Indonesia. Ternyata Itaewon Class merupakan drama yang adaptasi dari serial webtoon dengan judul yang sama karya Jo Kwang Jin.

itaewon class

Inspirasi Bisnis dari Itaewon Class


Drama Itaewon Class menceritakan kisah seorang anak laki-laki bernama Park Sae-roi yang berusaha membalas dendam dari ketidakadilan yang dialami oleh dia dan Ayahnya yang dilakukan CEO restoran Korea terkenal bernama Jangga. (Park Sae-royi diperankan oleh salah satu aktor favoritku Park Seo Joon). Niat balas dendam menjadi api yang terus membakar semangatnya untuk belajar dan mengumpulkan modal agar bisa mengalahkan bisnis Jangga. Akhirnya ia memulai dengan mendirikan sebuah kedai di daerah yang terkenal sebagai tempat gaul dan berkumpul berbagai bangsa di Seoul, Itaewon. Kedainya terletak tak jauh dari restoran jangga. Kedai yang ia beri nama DanBam atau Honey Night. Disinilah insting wirausahanya diuji.

Simak ! berikut ini adalah beberapa pelajaran dari drama Itaewon Class yang dapat menginspirasi kita dan beberapa diantaranya bisa saja menginspirasi kamu untuk berbisnis :

Belajar Bisa Dimana Saja


Park Sae-royi mengajarkan kita bahwa belajar bisa dimana saja. Seperti yang kita tahu Ia dikeluarkan dari sekolah tak lama kemudian ia dipenjara akibat menentang CEO perusahaan Jangga yang merupakan bos ditempat ayahnya bekerja. Jika sebagian orang mungkin akan menganggap tak perlu lagi belajar karena sudah putus sekolah. Namun berbeda dengan Park Saeroyi ia belajar bisnis sendiri, ia membuktikan bahwa belajar bisnis bisa dimana saja, tak harus sekolah bisnis atau marketing. Ia banyak belajar dari buku-buku dan Internet. Sementara patnernya Yi Seo, ia belajar dari pengalaman dan kemampuannya mengamati bisnis makanan.

Kepercayaan


Dalam mengambil setiap keputusan Park Saeroyi selalu berdiskusi dengan teman-temannya. Namun terkadang ia percaya pada instingnya dan tidak perduli pendapat orang lain. Contohnya ketika Yi Seo tidak percaya pada kemampuan memasak Kepala dapur DanBam Hyun-yi bahkan ia menyuruh agar Park Saeroyi memecatnya. Berbeda pendapat dengan Yi Seo, Apa yang dilakukan Park Saeroyi diluar dugaan. Alih alih memecat Hyun-yi ia malah memberikan gaji 2 kali lipat dengan syarat agar Hyun-yi mau belajar memasak lebih enak. Akhirnya ia menyuruh Yi Seo agar menjadi tukang icip masakan Hyun-yi dan akhirnya Hyun-yi menjadi tukang masak yang hebat. Intinya karakter Park Sae Royi ini mirip sekali dengan Luffy di serial anime One Piece yang selalu percaya pada kemampuan teman-temannya. Sebenarnya banyak lagi adegan Park Sae Roi yang memberikan kepercayaan penuh pada patnernya.


Prinsip Hidup


Dalam drama ini Park Saeroyi mengajarkan kita agar selalu memegang prinsip hidup dengan teguh. Walaupun akibatnya tak mengenakkan, pasti suatu saat sangat berarti. Jangan sampai orang lain menggoyahkan prinsip hidup kita. Salah satu contoh yang di ajarkan oleh Park Saeroyi adalah ketika ia malah dikeluarkan dari sekolah gara-gara ia tak mau berlutut meminta maaf kepada Bos Jangga, ayah dari anak yang ia pukul, siswa yang jelas-jelas salah karena telah mem-bully teman sekelasnya. Ia tetap memegang prinsip hidupnya dan tak mau menodai harga dirinya walaupun ia harus dikeluarkan dari sekolah.

Asuransi Jiwa


Setelah ayahnya meninggal dunia, Park Saeroyi hidup sendirian. Dia hanya mengandalkan pada asuransi jiwa yang ditinggalkan Ayahnya untuk bertahan hidup. Bukan hanya itu, dana ini juga menjadi jantung dari dendam dan kesuksesan Park Saeroyi dalam membalaskan dendamnya. Drama ini, memberikan kita sebuah pelajaran soal asuransi jiwa dan kesehatan yang masih jadi hal sepele bagi masyarakat Tanah Air. Padahal, ketika kita meninggal dunia, bukan hanya meninggalkan keluarga, tapi juga meninggalkan tanggung jawab yang sebelumnya dibebankan pada kita. 
Belum terlambat bagi kita untuk menyiapkan semuanya. Tapi ingat! sebelum itu, ketahui apa saja hal yang harus dipertimbangkan sebelum membeli produk asuransi jiwa.


Perencanaan Keuangan


Setelah ditinggal oleh ayahnya dan hidup sendirian, Park Saeroyi menyadari kalau dia harus serba hati-hati dengan dana peninggalan ayahnya. Oleh karena itu, dia melakukan perencanaan keuangan dan hati-hati setiap dia ambil keputusan. Karena perencanaan keuangan yang baik ini, dia berhasil mendirikan pub pertamanya. Dalam menjalankan bisnis DanBam-nya, dia juga tidak luput dari bantuan seorang perencana keuangan handal sekaligus teman dekatnya, Lee Ho Jin. Dalam beberapa potongan adegan yang ada dalam drama, tidak sedikit ditunjukkan kepiawaian Lee Ho Jin dalam membantu Park Saeroyi mengatur dana dan mengambil keputusan-keputusan terkait finansial.
Lagi, dari drama ini, kita seakan disadarkan kalau tanpa perencanaan keuangan, semua impian jadi sia-sia.

Menggunakan Jasa Perencana Keuangan


Lee Ho Jin (korban bully yang ditolong Park Saeroyi), adalah dalang dari semua gerakan dan keputusan terkait finansial Park Saeroyi. Seperti wayang, dia mengikuti saran dan nasihat dari temannya itu. Karena dia sadar, dia bukanlah seseorang yang ahli dalam membaca gerak ekonomi. Apabila tidak ada Lee Ho Jin yang menawarkan diri pada Park Saeroyi untuk membantunya, apakah dia bisa menciptakan taktik yang brilian untuk setiap hal krisis yang menimpanya? Itulah salah satu contoh fungsi dari seorang perencana keuangan.
Perencana keuangan, akan mengarahkan kita, memberikan kita jalan, untuk mengejar mimpi kita.
Terlebih, untuk teman-teman yang sibuk dan sama sekali tidak bisa mengatur sendiri arus keuangan, ada baiknya pertimbangkan untuk memiliki seorang perencana keuangan.

Rajin Investasi


Yang menjadi tombak penentu kesuksesan seorang Park Saeroyi adalah rajin melakukan investasi. Disaat nilai saham Jangga turun ,Park Saeroyi menanamkan saham pada Jangga (restoran yang ingin dihancurkannya). Tak tik ini tentunya perlu banyak pertimbangan dan didampingi oleh ahli. Karena menyangkut dana yang tidak sedikit. Rajin investasi, harus kita jadikan hobi dan kebiasaan baru, nih, Bukan hanya membantu kita untuk mengalokasikan dana untuk hal-hal yang lebih penting, tapi juga membantu kita untuk lebih dekat dengan impian-impian kita.

Kesimpulan


Nah, dari beberapa poin di atas kebanyakan menyangkut pada hal keuangan, bagaimana cara mengelola keuangan dengan baik. Dan yang pasti drama ini sangat menginspirasi untuk membuka bisnis, khususnya diriku sendiri, bagaimana dengan kalian gaes?

Oh ya. Ada beberapa daftar lagu ost favorit aku di itaewon class, selain lagu yaitu Sweet Night oleh V (Kim Taehyung BTS) dan ada juga lagu yang judulnya Start oleh Gaho.


Wahyu Eko Cahyanto hanya blogger pemula yang suka desain, matematika dan korea

Belum ada Komentar untuk "Itaewon Class Drakor yang Menginspirasi untuk Berbisnis"

Posting Komentar

Maaf, komentar dengan link aktif akan saya hapus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel