Jenis Investasi ini Cocok untuk Pemula

Investasi merupakan salah satu cara yang digunakan seseorang untuk menghasilkan keuntungan hingga melipat gandakan keuangan dalam jangka waktu tertentu. Tentunya cara mendapatkan keuntungan dengan investasi tak bisa di peroleh dalam waktu yang singkat, butuh waktu tertentu hingga akhirnya bisa menghasilkan. 

Nah, pasti kalian penasaran apa saja jenis investasi? Untuk itulah di artikel ini akan aku bahas jenis-jenis investasi. Baik dari investasi yang paling mudah hingga investasi dengan risiko tinggi.

Profil Risiko Investor

Dengan kecanggihan teknologi saat ini, kamu tak perlu keluar modal yang banyak untuk memulai investasi. Cukup dengan uang 100 ribu rupiah saja kamu sudah bisa kok memulai investasi. Namun sebelum membahas apa saja jenis dari investasi, ada baiknya kamu ketahui juga 3 tipe profil risiko investor, yaitu :

1.Konservatif

Yang merupakan profil risiko paling rendah. Biasanya para pemain dengan tipe profil seperti ini cenderung main aman. Bak seperti pepatah jawa, gak papa rendah yang penting selamat.

2.Moderat

Merupakan profil orang dengan siap dengan risiko besar/tinggi namun cenderung berhati-hati, jadi ia terbilang pintar saat membatasi jumlah investasi dengan instrumen yang risiko tinggi.

3.Agresif

Ini merupakan profil risiko tinggi besar, yang siap mempertaruhkan antara keuntungan atau kerugian, modal yang dikeluarkan juga tidak sedikit

Jenis Investasi Berdasarkan Jangka Waktu

Setelah mengetahui 3 profil investasi di atas barulah kalian bisa menentukan jenis investasi mana yang cocok untuk kalian ambil. Ohya investasi berdasarkan jangka waktu terbagi lagi menjadi dua yaitu investasi jangka pendek dan investasi jangka panjang. Berikut ini beberapa jenis investasi yang menguntungkan dari modal terkecil hingga besar. 

Investasi Jangka Pendek

  1. Tabungan Bank
  2. Deposito
  3. Forex Trading
  4. Saham

Investasi Jangka Panjang

  1. Emas
  2. Tanah dan Bangunan
  3. Asuransi
  4. Reksa Dana


Untuk Pemula Coba 5 Instrumen Investasi Ini!

Sebagai pemula sangat wajar apabila kamu bingung dalam menentukan instrumen investasi mana yang tepat untuk kamu. Berikut ini aku rangkum 5 jenis instrumen investasi yang cocok untuk pemula. Jadi diantara beberapa pilihan investasi berikut dapat kamu pertimbangkan sendiri tergantung profil risiko dan modal yang kalian punya.

apa saja jenis investasi


1. Deposito

Salah satu instrumen jangka pendek yang dimiliki oleh semua bank ini bisa termasuk dalam investasi. Kalau di ibaratkan sih, cara kerjanya mirip seperti saat kamu menabung di bank namun kalian tak bisa menarik tabungan tersebut dalam jangka waktu tertentu.

Kalian dapat menentukan sendiri jangka waktu diinginkan, dari mulai 3 bulan hingga satu tahun.  Keuntungan yang bisa kalian dapatkan dengan deposito yaitu mulai dari 3,5 hingga 8 persen per tahun. 

Bedanya deposito dengan tabungan bank adalah, uang yang kalian simpan tidak bisa seenaknya kalian ambil, sebab uang tersebut tidak bisa diambil sebelum jatuh tempo, namum jika memang ingin mengambilnya maka kalian bakal didenda sesuai ketentuan yang diterapkan di bank tersebut. 

Jadi, sebelum mendepositokan uang kalian dibank, pastikan kalian tidak membutuhkan uang tersebut dalam jangka waktu yang telah ditentukan guna mendapatkan keuntungan yang diharapkan. Karenakan risiko investasi yang cukup rendah ini lah deposito menjadi primadona banyak orang untuk berinvestasi dengan keuntungan yang lumayan.

2. Logam Mulia

Investasi ini memiliki risiko yang rendah sehingga cocok untuk pemula. Harganya pun cenderung terus naik atau stabil setiap tahunnya.

Salah satu logam mulia yang merupakan instrumen investasi yang favorit adalah emas. Awalnya aku berfikir, emas seperti apa yang bisa jadikan investasi, karena sejak dulu, orang-orang sudah berinvestasi dalam bentuk emas. 

Apakah emas perhiasan bisa jadi investasi? Bisa namun sayangnya karena sifat perhiasan yang ditujukan untuk dipakai, maka seiring dalam jangka waktu yang lama maka kadarnya mungkin akan berkurang, sehingga mengurangi nilai jualnya. Maka emas yang di rekomendasikan di sini untuk investasi adalah yang berbentuk batangan, seperti keping emas yang dikeluarkan oleh PT.ANTAM.

3. Saving Bonds Ritel (SBR) / Surat Berharga Negara (SBN)

Waduh kok bahasa asing sih, hehe. Jadi maksud dari Saving Bonds Ritel (SBR) adalah surat utang yang diterbitkan oleh negara. Jika di ibaratkan jenis investasi ini, kamu bertindak sebagai pemberi pinjaman kepada pemerintah.

Instrumen ini termasuk investasi jangka pendek dengan profil risiko yang kecil sebab SBR ini  ditanggung oleh negara. Dengan mengeluarkan modal minimal Rp100.000 kalian bakal dapat keuntungan dengan bunga 6,3 persen per tahun.

Namun jangka waktu SBR biasanya adalah dua tahun. Tapi tenang, jika kamu butuh untuk  mencairkan uang lebih awal dengan memanfaatkan fasilitas Early Redemption.

Saving Bonds Ritel jika dalam Bahasa Indonesia disebut dengan Surat Berharga Negara (SBN). kalian bisa melakukan investasi terhadap SBN secara online melalui e-SBN dengan nomor seri SBR009.

4. Reksa Dana 

Sejak pandemi reksa dana menjadi salah satu jenis investasi yang menjadi favorit investor pemula. Hal ini disebabkan adanya manajer investasi yang membantu investor untuk mengelola dana mereka. Dengan begitu, kalian tidak perlu lagi memikirkan kemana uang harus diletakkan agar mendapatkan keuntungan.

Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) menjadi pilihan favorit banyak orang sebab Reksa dana ini termasuk jenis investasi jangka pendek dengan profil risiko yang rendah hingga moderat.

Saat ini RDPU menjadi salah satu investasi online yang mudah dilakukan. Banyak platform aplikasi yang bisa kalian gunakan di ponsel untuk melakukan investasi. Modal minimal yang dibutuhkan untuk berinvestasi di pun cukup terjangkau yaitu Rp100 ribu saja.

5. P2P Lending

Mungkin sama seperti kamu, jenis investasi ini tampaknya masih asing ditelingaku. Berdasarkan sumber tepercaya, jenis investasi P2P Lending merupakan investasi online yang juga sedang digemari kalangan muda. 

Karena tergolong jenis investasi baru, hal ini cukup menarik minat banyak investor. Ternyata investasi di P2P Lending kalian juga bisa sekaligus membantu permodalan UMKM di Indonesia. Sebab uang investasi yang kamu keluarkan akan disalurkan dalam bentuk pinjaman modal usaha.

Untungnya saat ini Pilih Peer-to-peer (P2P) Lending sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK sehingga hak-hakmu sebagai investor sangat terlindungi. Bahkan dengan modal Rp25.000 saja kamu pun sudah bisa memulai investasi ini. Sangat terjangkau, bukan?

Jadi menurut kamu jenis investasi mana nih yang cocok? Kalau punya kelebihan uang sih, memang sangat di anjurkan untuk memulai investasi, jadi sewaktu-waktu nanti saat waktunya tiba maka kalian akan memperoleh keuntungan, hanya bermodalkan sabar dan tawakal hehehe.


Wahyu Eko Cahyanto hanya blogger pemula yang suka desain, matematika dan korea

Belum ada Komentar untuk "Jenis Investasi ini Cocok untuk Pemula"

Posting Komentar

Maaf, komentar dengan link aktif akan saya hapus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel