Landasan Ilmiah dan Teknologi dalam Pendidikan

Landasan Ilmah dan Teknologi dalam pendidikan. Istilah ”Teknologi” berasal dari kata Yunani “technologis”. Technie berarti seni, keahlian atau sains; dan logos berarti ilmu. Teknologi Pendidikan dalam arti sempit merupakan media pendidikan, yaitu hasil teknologi sebagai alat bantu dalam pendidikan agar berhasil guna, efisien dan efektif.

Dalam arti luas menurut Association for Educational Communication and Technology (AECT) adalah proses yang kompleks dan terpadu yang melibatkan orang , prosedur, ide, peralatan dan organisasi untuk menganalisis masalah, mencari problem solving, melaksanakan evaluasi dan mengelola pemecahan masalah yang menyangkut semua aspek belajar manusia.

Menurut National Centre for Programmed Learning, UK, teknologi pendidikan adalah penerapan pengetahuan ilmiah mengenai belajar dan kondisi belajar untuk meningkatkan keefektifan dan efisiensi pengajaran dan pelatihan. Jika tidak ada temuan atau prinsip ilmiah, maka teknologi pendidikan menggunakan tehnik teruji secara empirik untuk meningkatkan proses belajar.


landasan ilmiah dan teknologi pendidikan

Landasan Ilmiah


Teknologi pendidikan merupakan cabang ilmu yang memiliki obyek format “belajar” manusia, baik secara pribadi maupun secara kelompok yang memiliki pola pendekatan-pendekatan sebagai berikut :
  1. Isomeristik, yaitu pendekatan yang menggabungkan berbagai unsure yang saling berkaitan dan membentuk satu kesatuan yang lebih bermakna.
  2. Sistematik, yaitu dilakukan secara teratur dan menggunakan pola tertentu dan runtut.
  3. Sistemik, dilakukan secara menyeluruh, holistic atau komprehens.

Pengkajian Ilmiah Dalam Teknologi Pendidikan Tidak Terlepas Dari Hal-Hal Berikut :

  • Falsafah dan landasan ilmiah yang menunjang keberadaan dan perkembangannya
  • Unsur-unsur dasar yang membentuknya
  • Arah perkembangannya serta kegunaannya

Pengertian tentang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)

  • Pengetahuan adalah segala sesuatu yang diperoleh melalui berbagai cara pengindraan terhadap fakta, penalaran (rasio), intuisi dan wahyu.
  • Ilmu pengetahuan adalah pengetahuan yang memenuhi kriteria dari segi ontologis, epistemologis dan aksiologis secara kosekuen dan penuh disiplin.
  • Ilmu pengetahuan dari segi tujuan pokoknya, terbagi atas ilmu dasar dan ilmu terapan.
  • Ilmu dasar digunakan demi kemajuan ilmu itu sendiri .
  • Ilmu terapan digunakan untuk mengatasi masalah dan memajukan kesejahteraan manusia

Tiga Kriteria Pengetahuan

  • Antologi merupakan bidang kajian ilmu itu apa, bagaimana wujud hakiki dari objek tersebut dan bagaimana hubungannya dengan daya tangkap manusia.
  • Estimologi merupakan pendekatan yang digunakan dalam suatu ilmu
  • Aksiologi kajian tentang nilai guna, baik secara umum maunpun secara khusus, baik secara kasad mata maupun secara abstrak.

Perkembangan IPTEK sebagai Landasan Ilmiah

IPTEK merupakan salah satu hasil dari usaha manusia untuk mencapai kehidupan yang lebih baik, yang telah dimulai dari permulaan kehidupan manusia.

Bukti historis menunjukan bahwa usaha mula bidang kelimuan yang tercatat adalah oleh bangsa Mesir purba kemudian berkembang ilmu lainnya dari bangsa Babylonia, Hindu, Yunani kuno, Arab di zaman permulaan Islam, dan melalui bangsa-bangsa Eropa berkembang ke seluruh penjuru dunia. Perkembangan ilmu tersebut antara lain: ontologis, epistemologis, maupun aksiologis dan semakin lama perkembangan itu semakin cepat.

Seperti telah dikemukakan, perkembangan dan pemanfaatan IPTEK pada umumnya ditempuh rangkaian kegiatan : Penelitian dasar, penelitian terapan, pengembangan teknologi, dan penerapan teknologi. Langkah-langkah ini bertujuan untuk menentukan apakah hasil IPTEK itu dapat diterima oleh masyarakat dan apakah dampaknya dari tidak bertentangan dengan nilai-nilai luhur dari masyarakat.

Ada 6 hal kegunaan yang potensial dalam teknologi pendidikan yaitu:

1. Meningkatkan peroduktivitas pendidikan dengan jalan

  • memperlaju penahanan belajar
  • membantu guru untuk menggunakan waktunya secara lebih baik
  • mengurangi beban guru dalam penyajian informasi, sehingga guru dapat lebih banyak membina dan mengembangkan kegairahan belajar anak.

2. Memberikan kemungkinanan pendidikan yang sifatnya  individual dengan jalan

  • mengurangi kontrol guru yang kaku dan sederhana
  • memberikan kesempatan anak sesuai kemampuannya

3. Memberikan dasar pengajaran yang lebih ilmiah dengan halan

  • perencanaan program pengajaran yang lebih sistematik
  • pengembangan bahan pengajaran yang dilandasi penelitian tentang prilaku

4. Lebih menerapkan pelajaran, dengan jalan

  • meningkatkan kapasitas manusia dengan berbagai media komunikasi
  • penyajian informasi dan data secara lebih konkrit

5. Memungkinkan belajar  lebih akrab

  • mengurangi jurang pemisah antara pelajaran didalam dan diluar sekolah
  • memberikan pengetahuan tangan pertama

6. Memungkinkan penyajian pendidikan lebih luas dan merata, terutama dengan jalan

  • pemanfaatan bersama tenaga atau kejadian yang langka
  • penyajian informasi menembus batas geografi

Manfaat ilmu pengetahuan dan teknologi yang melandasi pendidikan harusnya :  

  1. mampu memberikan kesejahteraan lahir dan batin setinggi-tingginya
  2. mampu mendorong pemanfaatan pengembangan sesuai tuntutan zaman
  3. mampu menjamin penggunaannya secara bertanggung jawab
  4. mampu memberi dukungan nilai-nilai agama dan nilai luhur budaya bangsa
  5. mampu mencerdaskan kehidupan bangsa
  6. mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan efektivitas sumber daya manusia.
Wahyu Eko Cahyanto seseorang yang mengaku desainer grafis iseng, penyuka matematika, suka lari dan menonton drakor. Kadang mengisi waktu luang dengan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Landasan Ilmiah dan Teknologi dalam Pendidikan"

Posting Komentar

Maaf, komentar dengan link aktif akan saya hapus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel